TApi jangan copas saja ya.!!!

mari sama sama belajar nulis………..

Advertisements

“Pengebirian” Hak-Hak Konsumen

 

Ditulis oleh :     Obey  A.N

Jur. Pend. Geografi

Universitas negeri yogyakarta

 

Tidak dipungkiri bahwa di Indonesia sudah semakin banyak pengguna handphone. Tidak memandang kelas, pekerjaan, gaji, dan lain-lain. Lihat saja sekeliling kita, Tanpa data pun bisa dilihat secara kasar seberapa besar penetrasi handphone di Indonesia.

Di Indonesia terjadi peningkatan hampir 3 kali lipat dari jumlah kepemilikan handphone di Indonesia pada tahun 2010 dibandingkan pada tahun 2005. golongan anak muda meningkati urutan teratas dan bahkan jumlah pengguna dari umur tersebut meningkat hampir 3 kali lipat pada tahun 2010 sejak tahun 2005. Yang cukup mencengangkan pun adalah pengguna handphone golongan umur 10-14 tahun juga semakin banyak di tahun 2010 lalu. (Nielsen Company, SES (baca: Socio Economic Status ) Indonesia.

Pada bulan oktober ini , kasus pencurian pulsa baru terungkap ke permukaan padahal kasus tersebut  telah terjadi berbulan-bulan yang lalu. Ribuan bahkan jutaan konsumen telah menjadi korban Tentu saja  dalam kasus tersebut telah merampas hak hak konsumen. Secara yuridis, pelanggaran hak-hak konsumen –menurut Pasal 4 UU Nomor 8 tahun1999 tentang Perlindungan Konsumen setidaknya bisa dibagi ke dalam 4 (empat) hak, yaitu : Pertama, hak untuk mendapatkan jaminan kenyamanan dan keamanan mengkonsumsi layanan operator. Kedua, hak untuk memperoleh pelayanan dan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan jasa yang ditawarkan. Ketiga, hak pengguna seluler atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan layanan yang ditawarkan perusahaan seluler. Keempat, hak konsumen untuk dilayani secara benar serta didengar pendapat dan keluhannya atas jasa yang digunakannya.

Dari fakta hukum tersebut jelas pihak perusahaan seluler tidak bertanggungjawab dan telah melanggar hak-hak yang dimiliki konsumen. Apalagi terjadinya fakta tersebut dipicu pula dengan golongan umur 10-14 tahun yang semakin meningkat tajam dalam menggunakan layanan seluler (pulsa).  Maka hal terbut dapat memudahkan modus pencurian pulsa oleh beberapa oknum yang merampas hak-hak konsumen. Pengguna jasa perusahanaan seluler sebagian besar belum memiliki budaya korektif yang mengkritisinya. Ditambah lagi dengan ketidaktahuan pengguna jasa seluler kepada siapa harus mengadu atau mengkomplainnya jika ia dirugikan, atau malah pengguna jasa karena tidak mau ruwet dan susah, lebih baik bersikap apatis dan masa bodo saja terhadap apa yang terjadi.

Menurut hemat saya, sudah tinggi waktunya bagi Pihak Kemenkominfo (Kementrian Komunikasi dan informatika) serta BRTI (BADAN Regulasi Telekomunikasi Indonesia) dan kepolisisan harus bertindak sigap dan berani untuk melindungi serta mengembalikan hak hak konsumen yang telah dirampas. Harus adanya regulasi yang kuat untuk mencegah kejadian dan modus serupa di masa yang akan datang. Bukan hal yang sulit untuk membuat instrumen yang dapat menangkal “SMS  Spam” alias SMS sampah yang banyak digunakan untuk menguras pulsa konsumen bahkan modus dengan penawaran game gratis yang memasang targetnya adalah pengguna seluler umur 10-14 tahun. Dan  Perlu adanya merger terhadap operator seluler, guna mewujudkan persaingan yang lebih sehat dan normal  antar operator. Tanpa hal diatas, maka mereka akan  terus menerus melakukan tindakan promosi yang medistorsi akal sehat baik melalu iklan yang menjanjikan berbagai layanan namun tidak sesuai kenyataan, bahkan berujung pada  “ pengebirian”  hak-hak konsumen.

 

 

 

 

 

 

 

Sumber bacaan data pengguna seluler:

 

http://www.teknojurnal.com/2011/03/03/perkembangan-pasar-handphone-di-indonesia-dari-tahun-2005-hingga-2010/

 

kisruh reshuffle

Posted: October 19, 2011 in Uncategorized

Menanti-Nanti Telepon SBY

Oleh : Obey Angga N.

Jur. Pendidikan Geografi

Fakultas Ilmu Sosial

Universitas Negeri Yogyakarta

Sebagian di antara kita tentu masih ingat, di era pemerintahan mendiang Presiden Soeharto, susunan menteri kabinet menjadi sesuatu yang ditunggu masyarakat. Buktinya, sebagian di antara kita tentunya juga masih ingat betapa larisnya susunan foto para menteri yang banyak dijual di jalan-jalan, toko buku dan di banyak tempat sehari setelah diumumkan pembentukan kabinet.

Tak hanya itu saja, nama para menteri itu menjadi salah satu ‘materi’ di sekolah yang wajib dihapalkan bersama dengan sila-sila Pancasila dan butir-butir ayat dalam Undang-undang Dasar 1945.  Setelah 13 tahun berjalannya apa yang disebut orde reformasi, kini segalanya berubah. Susunan para menteri bukanlah sesuatu yang istimewa dan ditunggu orang banyak. Nyatanya, kini nyaris tak ada lagi yang berjualan susunan foto para menteri. kalaupun ada, juga kerap tidak laku dijual.

Penguasa orde baru, soeharto nampaknya menikmati betul manis madu kekuasaanya. Hal ini terbukti ,salah satunya saat mekanisme penentuan calon para pembantunya di kabinet. Kabarnya, Soeharto acap kali menelpon beberapa tokoh yang akan diberi jabatan pos mentri. Maka tak heran , beberapa tokoh nasional yang geer (baca: gede rasa) pasti tak mau jauh-jauh dari pesawat telepon.

 

Bagaimana SBY?

Cerita tersebut membuktikan bahwa mendiang bpk. Soeharto memang memiliki kekuatan super power untuk menentukan komposisi kabinet. Tak ada tarik ulur ataupun ancaman partai disana. Tak ada ewuh-pakewuh dan keraguan akibat adanya kontrak koalisi. Tak perlu memikirkan kekuatan parlemen atau politik balas budi dari dukungan parpol yang diberikan kepadanya.

Beda jauh dengan Seoharto, di era pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan SBY dinilai paling sering melakukan perombakan kabinet dengan berbagai alasan.  Tercatat, pada saat terpilih untuk pertama kalinya sebagai presiden yang dipilih langsung oleh rakyat pada tahun 2004, SBY telah melakukan dua kali reshuffle.

Mengutip dari  situs Kepustakaan Presiden-Presiden RI, SBY melakukan perombakan kabinet pertama pada 5 Desember 2005. Kabinet SBY kembali dirombak pada 7 Mei 2007. Kabinet yang dijuluki Indonesia Bersatu Jilid I dibentuk pada 21 Oktober 2004 dan masa baktinya berakhir tahun 2009.

Terpilih kembali melalui Pemilu Presiden (Pilpres) 2009, SBY sempat kembali mewacanakan perombakan kabinet pada tahun 2010. Namun, isu reshuffle itu baru menjadi kenyataan pada 20 Oktober 2011  nanti , setelah SBY mengutarakannya sendiri melalui pidatonya. ”Karena saya ingin tiga tahun mendatang memiliki kinerja yang baik dan banyak yang kami lakukan sehingga reshuffle yang akan saya lakukan sebelum 2 tahun pemerintah ini 20 Oktober didasarkan pertimbangan yang rasional, merujuk pada kinerja dan integritas,” ujar SBY saat memberikan sambutan di acara Munas Tarbiyah, 22 September 2011. (mengutip pidato SBY dalam  media elektronik )“

SBY pun diperkirakan telah memulai ‘ritual’ reshuffle setelah pada pertengahan pekan ini, ia mulai pindah kantor dikediamannya di Puri Cikeas. Dari kediaman pribadinya itulah, SBY memulai memanggil para menteri. Meski dibantah oleh pihak Istana, namun isu setiap menteri yang datang ke Cikeas terkait dengan reshuffle seolah tak terbantahkan. Kesan ribet pun mulai bermunculan terhadap rencana reshuffle kabinet berjuluk Indonesia Bersatu Jilid II ini.

Setelah saya melakukan wawancara kepada beberapa orang tentang reshuffle kabinet kali ini, berbagai tanggapan terlontar dari mereka. Seorang seniman jalanan jogja, M. Jalidu ia beranggapan bahwa; Presiden SBY itu adalah seorang sutradara, dan dia sudah sering salah casting namun beliau tidak cepat bertindak, dan produser negeri ini adalah DPR yang kurang sejalan dengan sutradara. Berbeda dengan pendapat Arum Pratiwi mahasiswi P. Ekonomi salah satu perguruan tinggi negeri di jogja, ia beranggapan bahwa; reshuffle lebih terkesan seperti sebuah “sinetron” banyak sekali adegan yang mewarnai reshuffle kali ini dari mulai terbongkarnya kasus sedot pulsa yang menyeret nama salah satu petinggi partai hingga kasus sea games yang kesemua kasus mewarnai reshuffle kabinet kali ini.

Menurut saya pribadi sudah tinggi waktunya bagi SBY untuk menunjukkan  kepada rakyat bahwa dirinya adalah sosok yang tegas. Dan sudah waktunya untuk SBY bersiap  dalam membuktikan manisnya janji politik terhadap masyarakat yang tinggal 3 tahun lagi masa jabatannya.

Keputusan menentukan para menteri merupakan hak preogratif presiden. Maka wajar saja apabila rakyat menuntut presiden agara dapat berfikir secara jernih dalam memilih nama-nama yang kaan ditunjuk sebagi menteri. Jangan sampai jabatan pos menteri hanyalah bagi bagi kue kekuasaan semata. Mungkin saat ini banyak fungsionaris dan elite politik tengah harap-harap cemas menunggu kabar dari cikeas.  Keputusan kali ini akan berdampak bagi reputasi SBY sebagai seorang presiden dan sejarah akan mencatat keberhasilan ataukah kegagalan SBY dalam  memimpin negeri ini.

 

 

 

 

Sumber bacaan:

 

http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id/biography/?box=detail&presiden=sby&presiden_id=6

http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id/website/?presiden_id=2&presiden=suharto

 

http://www.4shared.com/document/eUL5LV02/APST_Windu_Mahmud_Peta_Industr.htm

silahkan copy link diatas dan download ^^

1.Jerman
Selain Jerman terkenal dengan cuaca mendungnya, Jerman memiliki lebih dari setengah pembangkitan listrik tenaga surya di dunia dan telah menginvestasikan lebih dari $ 14 milyar (140triliun rupiah) pada tahun 2008 dalam hal “Green Technology“. Bahkan, salah satu kotanya-Vauban–hampir tidak ada mobil sama sekali.

2.Norwegia

Mempunyai produksi panel surya terbesar di dunia dan membangun penjara ramah lingkungan pertama di dunia bernama “Bastøy Prison”. Mereka juga berencana untuk membuat gas karbon menjadi netral pada tahun 2030, bukan pada tahun 2050 seperti yang diramalkan

3.Tuvalu

Negara kepulauan kecil dengan 12.000 penduduk ini telah berjanji berencana untuk memakai bahan bakar dengan sumber yang terbarukan untuk kegiatan ekonominya pada tahun 2020. Namun, Negara kepulauan ini sudah tenggelam karena meningkatnya tinggi air laut yang disebabkan oleh pemanasan global, Tuvalu berharap untuk menggantikan semua bahan bakar fosil oleh tenaga surya dan tenaga angin.

4.Swiss

Swiss tampaknya telah menduduki setidaknya dua daftar negara ramah lingkungan dalam universitas-universitas Amerika Serikat yang mengalahkan 146 negara lainnya untuk pesona hijau. Swiss juga mengenakan biaya untuk air dan layanan pengelolaan sampah serta memiliki pajak lingkungan yang parah. Hal ini membuat Swiss memimpin beberapa tingkat polusi udara dan polusi air terendah di dunia.


5.Swedia

Dunia mengatakan bahwa akan direncanakan untuk tidak memakai bahan bakar fosil sama sekali pada tahun 2010. Swedia sudah memulai memakai tenaga nuklir atau tenaga air dan mereka menggunakan etanol dan kotoran hewan untuk menghidupkan mobil. Rupanya, mereka juga mencoba untuk mengembangkan “wave power” atau tenaga gelombang yang dapat menghasilkan energi listrik empat kali lebih banyak dari tenaga surya hasilkan pada waktu yang sama.

6.Finlandia.

Hutan di Finlandia tumbuh lebih cepat dibandingkan penghancurannya. Plus negeri ini memiliki kualitas udara yang sangat tinggi dan rendahnya tingkat polusi air. Finlandia juga berada antara eksportir terbesar di dunia mengenai teknologi tenaga angin.

7.Denmark

Negara ini memiliki taman angin lepas pantai pertama yang menghasilkan di dunia. Denmark juga menjadi independen terhadap impor bahan bakar fosil pada tahun 1973. Hari ini, Denmark memiliki rasio terbesar di dunia mengenai tenaga angin pada campuran energi.

8.Perancis

Tujuh puluh delapan persen dari energi Perancis menggunakan tenaga nuklir untuk mengurangi emisi nitrogen oxida dan emisi berbahaya lainnya sebesar 70 persen. Pemerintah Perancis juga berambisius mengurangi 54 juta ton C02 pada tahun 2010.

9.Australia.

Sebuah kota di Australia telah melarang air dengan kemasan botol dan pemerintah federal memberikan dana $ 300 juta (3triliun Rupiah) untuk membiayai inisiatif-inisiatif energi bersih.
10.Costarica

80 persen negara ini mendapatkan suplai energi listrik dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga air. Selain itu, lima persen dari keanekaragaman hayati dunia terdapat di negeri yang satu ini dan seperempat wilayah negaranya dikhususkan untuk taman pelestarian.

Read the rest of this entry »

“Trend  Sepeda ditengah kota JOGJA“

Ditulis: obey angga nursyahid

5 juni kemarin telah kita peringati sebagai hari lingkungan hidup, sebuah realita ditengah isu global warming yang sering dibicarakan di setiap media. Tentu hal tersebut dapat  menjadi sebuah refleksi  tentang apa yang telah kita sumbangkan ke planet ini (bumi) dikarenakan alam telah menyediakan apa  yang kita butuhkan.

“Bumi cukup untuk kebutuhan manusia, tapi tidak cukup untuk keserakahan manusia” (Mahatma Gandhi), memang hal tersebut benar, karena  sering kali keserakahan membuat kerusakan dimuka bumi ini, dan pergeseran era selalu di ikuti perubahan didalamnya . Perubahan tersebut menyebabkan terjadinya perubahan kebiasaan dan sifat manusia. Sebuah trend sering kali mengandung muatan negative terhadap lingkungan  dibanding pengaruh positifnya  , seperti , trand  penggunaan barang serba paraktis yang terbuat dari plastik yang tak ramah lingkungan. Hal  ini diperparah oleh sifat masyarakat yang bersifat konsumtif, menyebabkan banyak sampah palstik berserakan dimana mana.

Namun tak selamanya sebuah trend membawa dampak negative bagi lingkungan, seperti aktivitas yang dilakukan oleh beberapa komunitas sepeda yang mulai mempopulerkan gerakan bersepeda di kota jogja, dengan sentuhan keratifitas dan seni dari pemuda di jogja membuat sepeda tertentu diminati semua lapisan masyarakat.

Berkembangnya berbagai varian sepeda hingga saat ini membuat para pecinta sepeda di Indonesia semakin kreatif, baik itu pecinta sepeda dari komunitas atau kalangan sendiri. Karena banyak dari jenis sepeda yang sekarang sedang digemari itu mahal jika membelinya jadi maka para pecinta sepeda ini merangkai sepeda yang mereka inginkan dengan biaya yang bisa lebih diminimalisir. Dengan mempertimbangkan harga dari sepeda-sepeda yang berkualitas dan mempertimbangkan dari budget yang mereka punya timbul gagasan untuk membuat model sepeda seperti yang mereka inginkan dengan budget yang terjangkau. Dari itu lah yang bisa membuat para pemuda sekarang menjadi lebih kreatif. Jenis sepeda yang kini banyak diminati untuk meng-customnya sendiri adalah sepeda jenis low raider dan Fixie. Dua jenis sepeda di atas menjadi wujud ekspresi dari perasaan anak muda. Mambangunnya tidak ada batasan apapun.

Dengan kemampuan dan daya imaginasi serta kreatifitas mereka membangun sepeda yang mereka inginkan.Dan trend bersepeda  tidak hanya menjadi aktivitas yang dapat mengurangi polusi udara, namun trend bersepedapun kini dapat menambah sisi eksotis dari kota jogja sebagai kota pariwisata dengan warna-warni dan keunikan tiap sepeda yang  melintasi jalan-jalan dikota Yogyakarta secara memanjang. Komunitas sepedapun bermunculan baik yang resmi maupun tidak, namun terlepas dari itu semua kegiatan bersepeda membuat kita sehat. Bersepeda merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap makin meningkatnya polusi udara dan degradasi lingkungan.

Trend bersepeda dengan memunculkan sisi kreatifitas dapat menjadikan bukti bahwa ramah lingkungan bukan berarti ketinggalan jaman atau tak gaul , ditangan orang yang penuh ide dan kreatif membuat suatu trend yang diminati oleh semua kalangan dan berdampak positif terhadap lingkungan. Nampaknya kita perlu membuat trend baru yang unik dan berdampak positif terhadap lingkungan. Lingkungan sehat kitapun sehat !

Gallery  —  Posted: June 9, 2011 in geografi